Senin, 11 September 2017

Pak Polisi ini Sampaikan Pesan Kamtibmas di Candi Singosari


Pagi ini terlihat IPTU Khusaeri anggota Polsek Singosari bercengkrama dengan para siswa sambil menyampaikan himbauan kamtibmas Singosari (11/09/2017), Candi Singosari merupakan situs purbakala peninggalan kerajaan Singasari, yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan asing maupun domestik serta para pelajar guna melakukan studi lapangan.

Kanit Sabhara selalu berbaur dengan para siswa sehingga tercipta suasana yang akrabPada hari Minggu tanggal 10/09/2017 para siswa SMA Negeri 3 Malang Kota Melakukan studi lapangan di situs candi Singosari maupun Arca Dwarapala guna mempelajari serta mengenai sejarah kerajaan Singhasari. Kegiatan yang melibatkan 150 siswa ini perlu dilakukan Pengamanan dan Pengawalan oleh Unit Sabhara Polsek Singosari guna kelancaran, keamanan, kenyamanan dan Ketertiban jalannya kegiatan tersebut diatas maka Kanit Sabhara Polsek Singosari IPTU KHUSAERI memimpin langsung anggotanya pada giat tersebut.

Dalam melaksanakan tugas anggota Sabhara Polsek Singosari selalu memberikan pelayanan kepada siapapun IPTU KHUSAERI dan anggota dalam melaksanakan tugasnya berusaha akrab dengan para pelajar dengan sesekali menyelipkan himbauan untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap penyalahgunaan narkoba serta tertib dalam Berlalulintas karena keselamatan no. 1, kegiatan berlangsung dengan aman tertib dan terkendali sampai dengan paripurna.(#bloggerpolri)

Bhabinkamtibmas Polsek Gondanglegi Polres Malang melaksanakan pengamanan tradisi shogukkan


Polres Malang – Bhabinkamtibmas Ds. Sukorejo Aiptu Bambang H Polsek Gondanglegi melaksanakan pengamanan Shogukkan  ( tradisi madura) dirumah bapak Samian dsn. dieng rt 25 rw 03 Ds. Sukorejo kecamatan gondanglegi.kab.malang.
Dimana tradisi sangat melekat pada komunitas suku madura kebetulan desa sukorejo binaannya Aiptu BAMBANG H Mayoritas penduduknya orang madura,sehingga setiap ada yg menggelar hajat pernikahan maupun khitanan pasti di adakan tradisi shogukkan.

situasi dalam tradisi shogukkan keadaan aman dan lancar. (#bloggerpolri*)

Polwan Polsek Gondanglegi Polres Malang diturunkan untuk menindak dengan Tegas para pelaku

Polres Malang-Patroli yg dilaksanakan oleh personil Kepolisian Sektor Gondanglegi Polres Malang Dalam menjaga situasi kamtibmas yg Mantap dan Kondusif di wilayah hukum polsek gondanglegi Polwan pun diturunkan untuk menindak dengan Tegas para pelaku pelaku Kejahatan yg berani beraksi di willayah gondanglegi.

Patroli di laksanakan di daerah rawan curas / begal di jalan yg sepi dimana jalanan itu di sekelilingnya merupakan perkebunan tebu dimana jalan tersebut adalah jalan pintas yg sering dilalui oleh masyarakat yg baru pulang bekerja karena lebih dekat menuju rumah.
Polwan tersebut adalah Bripda EFING N didampingi oleh Aiptu AGUS SULISTYO.sesuai perintah Kapolsek Gondanglegi Kompol UNTUNG BR.S.H bila ada pelaku kriminalitas yg mengganggu wilayah hukum polsek gondanglegi maka akan dilakukan tembak di tempat.(#bloggerpolri*)

Polsek Poncokusumo Polres Malang Melaksanakan Pengamanan Upacara Karo Warga Ngadas


      Masyarakat adat Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang menggelar kegiatan upacara Karo. Upacara ritual tersebut diamankan oleh petugas Kepolisian Sektor Poncokusumo Polres Malang sebagai wujud pelayan, dan pengayom masyarakat sekaligus mendukung Program 77 unggul Kapolres Malang yaitu Police Every Where.

          Upacara Karo merupakan perayaan besar Desa. Kata "Karo" berarti dua atau keduanya. Nama ini diambil karena  kegiatan tersebut diselenggarakan pada bulan Karo (bulan kedua dalam sistem kalender Suku Tengger.

         Beberapa ritual dilakukan dalam serangkaian upacara Karo. Pertama digelar prosesi Semeningo, atau doa ritual pembuka acara yang dilaksanakan di rumah Kades Ngadas, Mujianto MR. Ritual ini dipimpin oleh Ki Dukun Sutomo.

         Selanjutnya, Mujianto, Ki Dukun Sutomo, Ki Dukun Sinetram, bersama aparatur dan sesepuh desa yang jumlahnya mencapai 40 orang, berjalan kaki dari rumah Kades menuju Punden Danyang Desa Ngadas.

           Begitu sampai di Punden Danyang, ritual doa dimulai, dengan dipimpin oleh Ki Dukun Sutomo. Seni tayub juga ditampilkan usai ritual.

        Lagi-lagi tradisi Jawa Timuran yaitu tayub, juga ditampilkan pada ritual doa pada acara tersebut.  Prosesi ritual doa di sumber air utama Desa Ngadas ini juga dipimpin oleh Ki Dukun Sutomo.

          Seni tayub juga ditampilkan di dua prosesi doa yang digelar di Makam Keramatan Mbah Sedek Ngadas dan sumber air kedua desa ini.

          Upacara ini diselenggarakan karena wujud syukur atas berkah yang diberikan Tuhan sepanjang tahun, dimana kegiatan puncak upacara Karo masyarakat adat Desa Ngadas, akan digelar pada puncaknya tanggal 13 September 2017 mendatang, dengan menggelar petugas keamanan dari Polres Malang, Polsek Poncokusumo, TNI serta dari Pemerintah Kab. Malang.(#bloggerpolri*)

Polsek Sumberpucung Polres Malang, Perjuangan Polisi yang menjadi Ketua Difabel Ganesha Indonesia (DGI) mendapat Piagam Dari Kapolda Jatim.


Polsek Sumberpucung, Dimulai tanggal 29-30 Agustus 2017 Polda Jatim melaksanakan Pemilihan polisi teladan sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik polda Jatim tahun 2017 yang di ikuti anggota Polres Jajaran di wilayah Polda Jatim. 
Polres jajaran Polda Jatim yang ikut seleksi polisi teladan di antaranya Polres Sidoarjo,  Polres Pasuruan Kota,  Polres Pamekasan,  Polres Ngawi,  Polres Nganjuk,  Polres Banyuwangi,  Polres Bojonegoro dan Polres Malang.
Dalam kegiatan ini peserta memberikan presentasi dan paparan tentang profil diri,  visi misi,  keteladanan,  deskripsi etika prilaku diri,  prestasi,  kreatifitas serta peran kemasyarakatan yang berupa narasi,  dokumen,  foto dan video. 

Dari kegiatan di atas Polres Malang yang di wakili oleh Bripka Sanda Prasetya anggota Polsek Sumberpucung selaku Bhabinkamtibmas Desa Karangkates Kec. Sumberpucung dan juga sebagai ketua Difabel Ganesha Indonesia (DGI) dalam presentasinya menekankan kepedulian bagi kaum difabel di kecamatan Sumberpucung Kab. Malang. 
Bripka sanda selain sebagai Bhabinkamtibmas juga sangat berperan aktif dalam membina kaum difabel, hal ini di buktikan sendiri dengan banyaknya kaum difabel yang berani tampil di masyarakat bahkan dengan motifasi Bripka Sanda salah satu penyandang difabel bisa meneruskan kuliah hingga ke Perguruan Tinggi.
Selain itu banyak sekali kaum difabel yang di perhatikan seperti kegiatan anjang sana ke rumah rumah penyandang disabilitas , pengobatan Graris,  Mencarikan donatur untuk kelengkapan alat seperti kursi roda, bantuan motifasi dan konsultasi, dorongan baik kepada orang tua maupun penyandang disabilitas hingga mereka semua bangkit dan mau tampil di depan umum.
Dengan kepedulinya  Bripka Sanda yang mampu menjadi motifator bagi kaum disabilitas dan orang tunya,  dirinya saat mengikuti pemilihan polisi teladan di Polda Jatim menjadi perhatian tim juri hingga menyabet juara IV untuk jajaran Polda Jatim dan mendapat piagam dari Kapolda Jawa Timur Irjen Mahfud Arifin. 

Bagi Bripka Sanda sendiri, kaum difabel sudah menjadi bagian dari hidupnya,  dirinya akan terus berjuang dan menjadikan kaum difabel mampu berkarya dan tidak lagi di pandang sebelah mata oleh orang lain, semoga dengan pemberian penghargaan ini menjadikan Bripka Sanda lebih giat lagi dalam melayani dan menjadi teman, sahabat dan keluarga bagi kaum difabel, Sukses selalu buat Bripka Sanda. (#bloggerpolri*)

Wujud Kepedulian Sosial : Polisi Polres Malang Bedah Rumah Pak Kaulan


Aipda Amir M, Bhabinkamtibmas Desa Banjararum lakukan giat bedah rumah salah satu warga desa binaannya .
Bedah rumah atas nama pak Kaulan warga Jl. Sekargadung RT. 06 RW.01 Desa Banjararum ini mendapatkan bantuan dana dari dana desa, bantuan warga, serta  bantuan dari anggota Polsek Singosari berupa 5 sak semen dan kusen jendela cor.
Bersama-sama saling bahu membahu semua warga gotong royong memasang genteng, finishing tembok, dll sehingga rumah pak Kaulan layak huni.

Program bedah rumah ini sudah seharusnya dipertahankan dan terus dikembangkan karena terbukti sangat tepat sasaran serta meningkatkan semangat gotong royong dan kebersamaan.(#bloggerpolri*)

Minggu, 10 September 2017

Mereka Juga Butuh Perhatian


         Perilaku dan kehidupan manusia sudah digariskan berbeda antara yang satu dengan yang lain. Adakalanya seseorang berbuat suatu kesalahan, dimana harus memenuhi kebutuhan hidup atau hal lainnya. Namun disamping itu semua, telah digariskan oleh Sang Pencipta bahwa manusia tidak ada yang sempurna. Karena ketidak sempurnaan itulah manusia harus bisa Instropeksi diri guna memperbaiki kesalahan dan permasalahan dalam kehidupannya.

     
    Sebagaimana halnya yang selalu rutin dilakukan oleh Bpk. Kabag Ops Polres Malang Kompol SUNARDI RIYONO, SH ini. Ditengah kesibukan tugas beliau, masih mau menyempatkan diri memberikan Tausyiah kepada para tahanan yang berada di dalam Rutan Mapolres Malang. 
   

         Meskipun jumlah tahanan yang begitu banyak, namun Bpk. Kabag Ops tidak khawatir untuk memberikan tausyiah kepada mereka. Kata beliau, bahwa sepanjang niat kita baik, maka Insha ALLOH baik pula apa amalan kita, selain itu juga disampaikan bahwa para tahanan juga adalah manusia, maka harus diperlakukan sebagai manusia, serta disampaikan pula bahwa muslim satu dengan muslim lainnya adalah saudara, semua pasti akan kembali kepada SANG MAHA PENCIPTA.

           Bpk. Kabag Ops Polres Malang menyampaikan bahwa kegiatan ini memang rutin dilakukan oleh beliau, karena beliau memandang bahwa para tahanan yang berada di ruang tahanan ini harus disadarkan bahwa mereka berada di rutan ini adalah dalam proses menyadari kesalahannya. Dan mudah-mudahan setelah menjalani proses hukumannya, yang bersangkutan akan kembali kepada masyarakat serta menjadi manusia yang lebih baik.(#bloggerpolri*)